Entry: Perbincangan Dengan Ibu Monday, September 21, 2009



: Mom

Dalam perbincangan anak-ibu untuk yang kesekian kalinya
ibuku berkata kepadaku:

Nak, jadilah orang yang melihat dengan hati, bukan dengan mata
sebab mata sering menipu dan hati jarang berbohong.
Jangan berharap pada penampilan, sebab itu bisa diubah
tapi siapa yang mampu menundukkan ego dan sifat seseorang.
Berbahagialah dengan apa dirimu menurutmu, bukan karena apa kata orang tentangmu.
Jatuh cintalah berkali-kali dan patah hatilah sesukamu, sebelu
m engkau memutuskan yang terbaik untukmu, dengan begitu engkau akan belajar mengenal pentingnya sebuah komitmen.
Jangan pernah takut untuk kalah, gagal, ditertawakan atau tersakiti, karena disitulah engkau memahami kebahagiaan yang sebenarnya.
Hargailah setiap perbedaan, saling mengenallah dan membahagiakan tanpa harus mengubah, itulah yang nanti mengajarkanmu arti cinta kasih sesungguhnya.
Berjalanlah kemana kakimu membawa, pergilah ke tempat yang engkau inginkan, lakukan apa yang mau engkau kerjakan, karena engkau takkan belajar apapun jika hanya duduk berdiam diri.
Jangan tunjukkan muka sakitmu pada orang lain tapi perlihatkanlah wajah gembiramu, dengan begitu engkau menyembuhkan dirimu sendiri dan juga orang lain.
Karenanya, jangan pernah takut untuk mati, sebab engkau telah puas dengan hidupmu...

Ibu,
seandainya aku memiliki anak-anak kelak ,
aku akan mengajarkan hal yang sama kepada mereka.
terbang bebas dan biarkan jiwanya menari-nari
berpetualang dan memilih jalannya.

Ibu,
sekarang istirahatlah yang tenang,
Pada saatnya nanti kita bertemu lagi,
akan kuceritakan padamu kisah-kisah perjalananku
dan betapa bahagianya aku dengan hidupku,
karenamu..

(Mom, it's been three years, but you always in my heart wherever I go)

Love you, mom !

 

   2 comments

titut
November 22, 2009   09:17 PM PST
 
tulisannya menarik, salam kenal ya! :)
fenny kristanti
September 28, 2009   11:45 PM PDT
 
membaca entri ini sambil mendengarkan Renee Olstead-Hold me now, mau ka' nangis!! kangen mama!! ibu-ibu terihat lebh cantik di foto2 jadul dengan balutan kain mirip ibu-ibu pnjual jamu!! hahaha... long live, mom!!

selamat jadi ibu-ibu ya, kak anna!!

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments